Mengelola dalam Lingkungan Global

Bab ini akan diawali oleh sikap PAROKIALISTIS yang dialami oleh sebagian besar orang Amerika. Mereka memandang sempit dunia. Mereka merasa cukup dengan menguasai bahasa inggris yang menjadi bahasa internasional sehingga keinginan untuk menguasai berbagai bahasa lain yang ada di dunia amat minim. Sikap tersebut terbagi menjadi tiga macam, yaitu:

  1.  Etnosentris

Pendekatan dan praktek kerja yang paling baik adalah yang berasal dari negara asalnya.

  1. Polisentris

para manager di negeri tuan rumah (host country) mengetahui pendekatan dan kerja praktik terbaik untuk menjalankan bisnis mereka.

  1. Geosentris

berorientasi dunia, memusatkan perhatian pada penggunaan dan pendekatan dan orang yang terbaik dari seluruh dunia.

Tantangan mengelola lingkungan global

  • Munculnya para pesaing baru secara tiba-tiba
  • Memahami perbedaan budaya, politik, dan ekonomi.
  • Berhubungan dengan peningkatan ketidakpastian, ketakutan, dan kegelisahan
  • Penyesuaian terhadap perubahan lingkungan global
  • Menghindari parokialisme

Perjanjian Perdagangan Regional

  • The European Union (EU)

v Entitas ekonomi dan perdagangan yang bersatu

(Belgium, Denmark, France, Greece (Yunani), Ireland, Italy, Luxembourg, the Netherlands, Portugal, Spanyol, the United Kingdom, Germany, Austria, Finland, and Sweden)

v Persatuan ekonomi dan keuangan (Euro)

  • North American Free Trade Agreement (NAFTA)

Menghilangkan hambatan untuk perdagangan bebas (tarif, persyaratan izin impor, dan tarif pengguna bea masuk)

United States, Canada, and Mexico

 

Perjanjian perdagangan regional

  • Free Trade Area of the Americas (FTAA)
  • Southern Cone Common Market (Mercosur)
  • Association of Southeast Asian Nations (ASEAN): Trading alliance of 10 Southeast Asian nations
  • African Union

The World Trade Organization (WTO)

  • Evolusi dari General Agreement on Tariffs and Trade (GATT) yang berdiri tahun 1995.
  • Berfungsi sebagai organisasi global yang mengatur perdagangan antar negara.
  • Memiliki 145 negara anggota.
  • Mengawasi dan mempromosikan perdagangan dunia.

 

Perbedaan Jenis Organisasi Global

  • Multinational Corporation (MNC)

Perusahaan yang menyelenggarakan operasi secara berarti di berbagai negara tetapi basisnya adalah negara asal. (Sony, Deutshe Bank, Exxon Mobil, Merrill Lynch)

  • Transnational Corporation (TNC)

Perusahaan yang menyelenggarakan operasi yang signifikan di lebih dari satu negara tetapi mendesen-trasikan manajemen ke negara lokal. (Nestle)

  • Borderless Organization (org.tanpa batas negara)

Jenis organisasi global yang menghilangkan batas-batas geografis artifisial.

Bagaimana Organisasi Menjadi Global?

Tiga tahap proses globalisasi

  1. ekspor produk organisasi tke negara lain atau ,mengimpor (menjual produk di negeri sendiri tetapi untuk produk yang dibuat di luar negeri).
  2. Mempekerjakan perwakilan asing atau melakukan perjanjian bidang pabrikan di luar negeri.
  3. Lisensi biasanya dilakukan oleh perusahaan manufaktur dan wara laba oleh perusahaan jasa. Perusahaan yang memberikan kepada organisasi lain hak penuh atas merek, teknologi dan spesifikasi produk perusahaan dengan mendapat.

 

Bentuk Lain Globalisasi

  • Aliansi Strategis

Kemitraan antara organisasi tertentu dengan perusahaan asing dimana keduanya berbagi sumber daya dan pengetahuan untuk mengembangkan produk baru atau membangun fasilitas produksi baru.

  • Joint Venture

Aliansi strategis khusus dimana rekannya setuju untuk membentuk organisasi yang terpisah dan independen untuk mencapai tujuan bisnis tertentu.

 

 

Mengelola di Lingkungan Global

  1. 1.    Lingkungan hukum
  • Ø Stabilitas atau instabilitas sistem hukum dan politik

v Prosedur hukum sudah mapan

  • Ø Perbedaan hukum di berbagai negara

v Berakibat pada aktivitas bisnis

v Berakibat pada hantaran produk dan jasa

  1. 2.    Lingkungan Ekonomi

Sistem ekonomi

Ekonomi Pasar : sumber daya dimiliki oleh pribadi dan diawasi oleh sektor swasta

Ekonomi Terpimpin : keputusan ekonomi dilakukan oleh pemerintah pusat

Faktor moneter dan keuangan :

  • Nilai tukar mata uang
  • Tingkat inflasi
  • Berbagai macam kebijakan pajak
  1. 3.    Lingkungan Budaya

Budaya nasional

  • Adalah nilai dan sikap yang dipegang oleh orang negara tertentu yang membentuk perilaku dan keyakinan mereka tentang apa yang dianggap penting.
  • Budaya nasional mungkin memiliki pengaruh lebih besar terhadap organisasi dibandingkan budaya organisasi.

 

Kerangka kerja Hofstede untuk memahami budaya :

  • Individualism VS Collectivism
  • Jarak kekuasaan (ukuran seberapa jauh masyarakat menerima fakta bahwa kekuasaan dalam lembaga dan organisasi itu terbagi secara tidak merata)
  • Penghindaran ketidakpastian
  • Kuantitas VS kualitas kehidupan
  • Orientasi jangka panjang vs jangka pendek

The GLOBE (Global Leadership and Organizational Behavior Effectiveness) Framework for Assessing Cultures

Ketegasan , orientasi masa depan, perbedaan gender, penghindaran ketidakpastian, jarak kekuasaan, individualism/collectivism, kolektivisme dalam kelompok, orientasi kinerja, orientasi manusia