Pada akhirnya, ketika karyawan membahas keprihatinan bersama di antara mereka sendiri, mereka diyakinkan kembali bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi dilema etis. Peyakinan kembali itu dapat memperkuat keyakinan mereka ketika mereka harus mengambil sikap yang tidak populer namun secara etis benar.

 

***

Kutipan itu diambil dari materi kuliah pengamen pas tadi lagi ngerjain tugas.

I like that statement :)

Kita emang nggak pernah sendirian. Allah udah ngirimin kita keluarga, teman-teman, dan masih banyak orang di sekitar kita untuk saling berbagi. Walaupun pada akhirnya mereka ngga bisa banyak membantu atau ngga bisa ngasih solusi, kita bisa ngerasa lebih lega karena ada tempat buat ngeluarin semua yang pengen kita keluarin \n_n/

Tapi, saat mereka ngga ada, Allah selalu ada buat kita :D dan itu membuat kita sadar bahwa kita bener-bener nggak pernah sendiri sedetik pun :3

…ketika mereka harus mengambil sikap yang tidak populer namun secara etis benar.

Nggak selalu yang dilakukan oleh mayoritas itu adalah sesuatu yang benar. Kadang kita melakukan sesutu yang benar, tetapi banyak orang yang nggak setuju sama sikap kita.

Ya, karena kebenaran itu nggak selamanya ‘asik’. Kebenaran itu kadang berat untuk dilakukan. Makanya orang sering bilang:

“katakan kebenaran walaupun itu pahit”

kalo buat ngomongnya aja pahit, gimana ngelaksanainnya ya?

._.

Haha’