Seorang psikolog terkenal, bernama Dr. Martin E. P. Seligman, mempunyai teori yang disebutnya Ketidakberdayaan Berlanjut. Teori ini, yang berdasarkan penelitian bertahun-tahun, mengatakan bahwa:

“Depresi muncul akibat adanya ketidakberdayaan yang berkelanjutan, atas hal kecil maupun besar, dalam kehidupan sehari-hari.”

Ketidakberdayaan dalam hal ini adalah ketidakmampuan untuk mengontrol lingkungan (sekitar) dan tidak ada kuasa untuk mengubahnya. Semakin besar kemampuan kita untuk mengontrol lingkungan kita, dan apa yang kita kerjakan berhasil dengan baik, kita akan merasa semakin senang. Ketika kita merasa tidak senang, atau marah, atau kecewa, sangat dimungkinkan ada sesuatu hal yang terjadi di luar kontrol kita yang tidak sesuai dengan keinginan kita, dan kita tidak bisa melakukan apa-apa terhadapnya.

Walaupun mungkin hanya sebuah hal kecil, semisal remote control TV yang macet. Jika hal2 kecil seperti ini terus berlanjut, kita akan marah. Walaupun seharusnya kita tidak perlu marah akan hal tersebut

ayolah… masih banyak orang kelaparan di Afrika, dan disini kita marah hanya gara2 remote TV macet?

setidaknya kita akan merasa dongkol (bad mood).

 

(http://beeography.wordpress.com/2007/04/14/panduan-merancang-user-interface-bagi-programmer/)