Saat pikiran lu memutuskan untuk bad mood, hancurlah seluruh waktu yang lu punya saat itu.

Padahal itu cuma pikiran selintas yang numpang lewat, tapi lu nyuruh dia masuk, merasuki tubuh dan pikiran. Satu hal kecil yang menurut lu ngga oke akan merambat, membawa alam pikiran bawah sadar lu, berkelana ke pikiran-pikiran negatif lainnya. Berkembang. Semakin jauh. Sangat jauh. Bahkan bisa saja terlalu jauh. Semua pikiran positif yang datang selalu tampak buruk dan nggak membantu. Selalu ada alasan untuk menangkis peri-peri baik hati  yang mencoba merangkul. Alasannya kadang nggak masuk akal. Atau kadang maksa. Lewatlah entah berapa triliun detik. Terbuang sia-sia. Hanya untuk menggerutu. Mengeluh. Memikirkan hal-hal buruk. Menyalahkan siapa pun. Apa pun. Kondisi. Situasi. Keadaan. Membela diri sendiri. Pembelaan yang justru membunuh kualitas diri.

Sebenernya ya itu (lagi-lagi) pilihan.