Ingin ini ingin itu. Manusia. Satu per satu dimulai. Diselingi riakan kecil yang awalnya tidak masuk perkiraan. Perlahan muncul yang lebih kompleks. Kemudian menggunung. Seketika itu, semuanya terasa menghujani. Seperti terjangan bebatuan saat mendaki. Perjalanannya membawa banyak pasang kaki lain. Mengawasi. Menjaga. Menyatukan. Seketika rasanya seperti memanggul beban-beban baja. Tetiba ingin menjatuhkan diri saja, menggelincir ke udara. Berguling-guling menuruni bukit. Meninggalkan semuanya. Seakan hidup menjadi lebih ringan. Seakan lupa kalau semuanya terjadi akibat pilihan sendiri. Hilang ingatan untuk merealisasikan mimpi.

Ketika akan meluncur kembali, terlihat dari kejauhan. Titik awal semuanya. Dimana pilihan-pilihan itu akhirnya dibuat.

Kalau memutuskan untuk turun, artinya kembali ke sana. Membuat keputusan-keputusan yang baru mengenai hal-hal yang sama. Habis saja waktu. Menyesal tidak membantu.