User Experience  (UX) adalah totalitas/keseluruhan efek yang dirasakan pengguna sebagai hasil interaksi dan konteks penggunaan dari sebuah sistem, device, atau produk, termasuk pengaruh dari usability, usefulness, and dampak emosional selama interaksi berlangsung.

cover the ux book

Cakupan “Interaction with” adalah melihat, menyentuh, dan berpikir mengenai sistem/produk termasuk mengagumi produk tersebut dan presentasinya sebelum terjadi interaksi fisik.

UX memperhatikan 4 poin utama:

1. Usability

Komponen pragmatis (praktis dan berguna bagi umum) dari UX, termasuk efektivitas, efisiensi, produktivitas, kemudahan dalam menggunakan, kemudahan untuk mempelajari, ketahanan, dan aspek pragmatis dari kepuasan pengguna.

2. Usefulness

Komponen UX dimana fungsionalitas sistem memberikan kemampuan untuk menyelesaikan tujuan dari suatu pekerjaan/permainan.

3. Functionality
Kekuatan untuk melakukan pekerjaan/permainan tersebut dengan fitur-fitur dan kapabilitas tanpa memperhatikan antarmuka pengguna.

4. Emotional impact
Komponen afektif dari UX yang mempengaruhi perasaan pengguna. Termasuk di dalamnya efek kepuasan, kesenangan, penggunaan yang menyenangkan, estetika, disukai, sesuatu yang baru, originalitas, sensasi, keren, menjanjikan, menarik, dan dapat melibatkan faktor-faktor emosi yang lebih mendalam seperti ekspresi diri, identitas, perasaan kontribusi untuk dunia, dan kebanggaan memiliki

-The UX Book (Hartson-Pyla)

A user experience cannot be designed, only experienced