Well. Ini masa-masanya gue menata diri. Bukan hanya merencanakan dan memikirkan. Tapi mulai menggapai dan merealisasikan. Ini adalah saat-saat dimana gue punya waktu lebih banyak buat diri gue sendiri. Isi kepala gue ga pernah bisa kosong. Mau kemana gue setelah ini. Mau ngapain. Tujuan gue apa. Apa yang akan gue hasilkan. Apa yang mau gue berikan. Paling penting bagaimana caranya. haha you grow up sis.

lulus cari kerja dapet kerja nikah lanjut kuliah–itu umumnya jawaban dari mereka tentang perjalanan selanjutnya. 

bagi gue pekerjaan bukan sekadar memberikan waktu tenaga keahlian dan sumbangan pikiran sehingga gue akan mendapatkan timbal balik berupa uang yang akan bertransformasi menjadi fasilitas hidup. keinginan gue bukan juga kegiatan rutin yang monoton setiap harinya walau imbalan menjanjikan. 

gue gamau mengerjakan sesuatu karena tuntutan. gue akan mengerjakan segalanya karena emang gue yang mau –seberat atau sesusah apapun itu. 

Di saat banyak orang berjuang untuk akhirnya ada yang mengirimkan ucapan selamat atas diterimanya mereka di suatu instansi ternama, mungkin setahun ke depan ini gue akan berjuang untuk menahan diri supaya nggak, bukan, bukan nggak ikutan, tapi nggak gegabah.

Iya karena gue banyak maunya. Gue akui itu.

Setahun ke depan mungkin gue akan lebih berusaha untuk berkawan dengan diri sendiri. Menuruti apa yang selama ini dia ingin lakukan. Menceklis target dan janjinya terhadap diri sendiri. Menanggapi ajakannya untuk kesana-sini. Menonton film lebih banyak. Membaca buku lebih banyak. Juga menghasilkan lebih banyak karya. Menghasilkan uang juga penting untuk melawan ketergantungan. Melakukan hal baru setiap harinya. Lebih peduli untuk mengasah kemampuannya. Memahami lebih jauh tentang apa yang ia ingin berikan untuk dunia. Gue harus dan akan mengenalnya lebih dekat. 

Gue akan memburu kebebasan dan menghindari keterikatan.

yep, a year should be pretty enough!