20 Ramadhan


anigifMakin ngerasain yang namanya ‘yaudah sih’

Ga perlu jaim lagi sama kalian. Ga usah lagi lah peduli yang namanya bete kesel gasuka sama orang-orang ini.  Kita udah sama-sama tau kekurangan dan kelebihan masing-masing. Bukan waktunya lagi kaya anak kecil yang musuh-musuhan slek-selekan atau saling dendam. Toh kapan lagi sih kita ketemu. Bakal semakin jarang bukan?

Selagi masih dipertemukan, berbuat baik ke kalian itu sepertinya jadi keharusan. Membayar segala tingkah, sikap, dan kelakuan buruk gue di hari-hari kemaren ke kalian. Selagi masih ada waktu, setidaknya di antara tumpukan catatan hitam ada putih yang terselip, atau putih itu menjadi catatan terakhir di memori kalian sebagai penutup yang baik.

Kalau kata sahabat gue si penulis gaul, we were born to please everyone :)

Advertisements

Leave your comment ! :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s