Setiap orang (hampir) pasti punya orang-orang terdekat. Kami menyebutnya teman. Lebih dalam lagi sahabat. Kebutuhan akan tempat yang mau mendengarkan semua ocehan, semua keluhan, untuk bertanya, meminta pendapat, bahkan untuk sekadar (saling) pamer dan mengejek. Pun halnya dengan gue.

Definisi? Lupakan. Gue lebih butuh praktek daripada teori untuk hal ini.
Gue juga punya orang-orang seperti itu. Gue nggak akan rutin, atau selalu, atau minimal sehari sekali, atau sering berinteraksi dengan mereka entah itu via sms, chatting, media sosial. Bahkan untuk cerita-cerita yang (menurut gue) penting atau seru, gue hanya kadang-kadang berbagi. Begitu juga dengan mereka, entah itu karena menyeimbangkan gue yang seperti ini, entah sama-sama seperti ini, atau apapun alasannya. Tapi untuk kabar atau hal-hal penting dan utama bagi masing-masing mereka, gue (insya Allah) selalu mengusahakan untuk update. Gue juga terkadang jadi yang memulai ngespam kok bahkan untuk hal-hal ngga penting yang nggak harus dibales.

Pertemuan. Buat gue itu penting. Ketika gue bertemu mereka, semuanya dikeluarkan. Semuanya diceritakan. Ada kepuasan dan kebahagiaan tersendiri ketika gue menceritakan, membicarakan, mendiskusikan, dan menertawakan banyak hal secara langsung dibanding harus mengetik panjang lebar lewat media elektronik yang terkadang apa yang disampaikan tidak sama dengan yang ditangkap penerima. Makanya buat gue, sesibuk apapun, menyempatkan ketemuan itu penting. Selain mengetahui kabar dan semua yang diceritakan, gue juga bisa melihat secara langsung dan memastikan kalau mereka baik-baik saja.

Semakin bertambahnya umur, friendship ini jadi sesuatu yang semakin priceless.
Terimakasih buat kalian yang mau dan bisa tetap ada di lingkaran gue. Kalian yang nggak marah kalo gue kadang bales chat singkat atau di-read doang. Kalian yang ngerti kalo itu bukan karena gue marah males atau kesel. Kenapa? Kalo kalian udah kenal gue pasti ngga perlu nanya. Yaa tapi kalo buat yang penting gue selalu bales kan :p Kalian yang nggak menuntut banyak. Gue yang nggak bisa dituntut untuk selalu intens menghubungi kalian. But it doesn’t mean you can’t contact me anytime. I’ll always available for your story, even if there’s only a ‘garbage’ stuff.