Tiga Sudut Pandang Mengenai Kerja Keras dan Uang


Kalau secara logika, semakin giat bekerja, semakin besar usaha, dan semakin pintar caranya, maka uang yang  dihasilkan akan semakin banyak. Usaha berbanding lurus dengan hasil.

Kalau kata Ayah saya, jika boleh sedikit dikaitkan dengan Agama Islam, rezeki (termasuk dalam bentuk uang) sudah diatur dan tidak akan tertukar. Lantas kenapa kita masih harus berusaha dan bekerja keras? Karena memang seharusnya begitu. Untuk beribadah. Allah meminta hamba-Nya untuk selalu berusaha, berikhtiar, meminta kepadanya. Segala bentuk hasil yang kelihatannya (secara teori) adalah karena hasil usaha kamu, pada kenyataannya adalah karena keridhoan-Nya.

Kalau dari sudut pandang Robert T. Kiyosaki dalam bukunya yang berjudul Rich Dad Poor Dad, pintar itu penting tapi tidak menjadikan kamu kaya. Semuanya harus dimulai dengan melek finansial. Penghasilan yang besar akan sia-sia jika pengeluaran juga semakin besar, atau bahkan menjadi lebih besar dari penghasilan. Bekerja keras demi uang yang banyak bukan solusi. Kamu seharusnya mencari cara agar uang dapat bekerja untukmu.

Saya berusaha menggabungkan ketiga pemikiran yang menarik ini, tetapi saya masih butuh sudut pandang-sudut pandang lainnya.

Let me know if you have another point of view :)

Advertisements

Leave your comment ! :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s