Kalau secara logika, semakin giat bekerja, semakin besar usaha, dan semakin pintar caranya, maka uang yang  dihasilkan akan semakin banyak. Usaha berbanding lurus dengan hasil.

Kalau kata Ayah saya, jika boleh sedikit dikaitkan dengan Agama Islam, rezeki (termasuk dalam bentuk uang) sudah diatur dan tidak akan tertukar. Lantas kenapa kita masih harus berusaha dan bekerja keras? Karena memang seharusnya begitu. Untuk beribadah. Allah meminta hamba-Nya untuk selalu berusaha, berikhtiar, meminta kepadanya. Segala bentuk hasil yang kelihatannya (secara teori) adalah karena hasil usaha kamu, pada kenyataannya adalah karena keridhoan-Nya.

Kalau dari sudut pandang Robert T. Kiyosaki dalam bukunya yang berjudul Rich Dad Poor Dad, pintar itu penting tapi tidak menjadikan kamu kaya. Semuanya harus dimulai dengan melek finansial. Penghasilan yang besar akan sia-sia jika pengeluaran juga semakin besar, atau bahkan menjadi lebih besar dari penghasilan. Bekerja keras demi uang yang banyak bukan solusi. Kamu seharusnya mencari cara agar uang dapat bekerja untukmu.

Saya berusaha menggabungkan ketiga pemikiran yang menarik ini, tetapi saya masih butuh sudut pandang-sudut pandang lainnya.

Let me know if you have another point of view :)