1000 Startup digital, sebuah gerakan teknologi digital yang diinisiasi oleh Kementerian Keminfo dan KIBAR, saat ini sedang berlangsung.

Ignition – The action of setting something on fire or starting to burn.

Sesuai namanya, tahap paling pertama dalam rangkaian gerakan  ini berguna untuk membakar motivasi para pesertanya lewat suguhan materi yang dapat meluruskan niat, pola pikir, dan tujuan agar sesuai dengan apa yang memang harus dimiliki oleh seorang founder startup. Sesi seminar yang berdurasi 4 jam ini berisi berbagai pengalaman, cerita, ilmu, serta sudut pandang baru dari tokoh-tokoh startup Indonesia.

Ignition Jakarta 1000 Startup Digital

Ada lima poin besar yang menjadi penting untuk  dipahami oleh kami yang ingin membangun startup:

 1 – Don’t Start a Business, Solve a Problem
Sebagian orang berkeinginan membangun startup agar dapat menjadi bisnis yang menjanjikan. Padahal, sebaiknya startup dibangun atas dasar masalah yang kita hadapi lalu menciptakan sesuatu yang dapat menjadi solusinya. Apabila berfokus untuk bisnis, kita akan mudah khawatir memikirkan apakah bisnis ini menguntungkan. Sedangkan, jika bertumpu pada solusi, yang ada di kepala terus-menerus adalah apakah pekerjaan kita telah telah mampu menjadi solusi dari masalah yang memang ingin kita pecahkan. Jadi, pastikan niat kita benar dan apa yang dikerjakan tidak sia-sia.

2 – Building The Startup Mindset
Perjalanan dari mencetuskan ide, mendirikan, mengembangkan, mempertahankan, sampai dapat dibilang sukses sangat panjang dan tidak mudah. Sejalan dengan poin nomor satu, materi bukan tujuan utama. Berorientasi pada uang akan menjadikan kita mudah gelisah dan kehilangan semangat apabila tidak cepat menghasilkan atau tidak sesuai harapan. Kegagalan juga menjadi satu hal yang sangat biasa dalam ekosistem startup. Namun, kegagalan tidak diartikan sebagai sebagai sesuatu yang negatif karena dari sana, banyak pelajaran atau inspirasi yang bermanfaat. Mengutamakan kepuasan dan kebahagiaan pengguna produk/jasa kita juga menjadi prinsip yang harus ditanamkan.

3 – Collaborate to Create Innovation
Teman satu visi. Seperti menemukan jarum di tumpukan jerami, menemukannya sulit sehingga ia sangat berharga. Teman dengan pola pikir dan tujuan yang sejalan, saling terbuka, dan bukan yang mau menjatuhkan atau berlomba jago-jagoan. Pastikan tim kita terdiri dari orang-orang dengan berbagai keahlian yang diperlukan dalam pengembangan startup. Selain rekan satu tim, bekerja samalah dengan pihak luar yang berkaitan dengan produk kita. Misalnya seperti Jakarta Smart City yang bekerja sama dengan pemerintah Jakarta.

4 – Coworking Space and The Future of Working
Mempertimbangakan dana yang pasti masih minim saat awal merintis, coworking space bisa menjadi salah satu alternatif. Selain fasilitas cukup lengkap yang dirancang untuk orang bekerja, bertemu orang-orang baru dengan berbagai latar belakang dapat menambah wawasan kita. Kita juga dapat berbagi ide, pengalaman, bahkan mungkin suntikan motivasi atau inspirasi yang dapat menjadi inovasi.

5 – Flourishing The Next Generation of Global Startup Founder
Meski fokus untuk solusi dari masalah yang kita temui di negara sendiri, kita juga harus aware dan update mengenai isu-isu kelas dunia dan mampu bersaing di tingkat global. Belajarlah sebanyak-banyaknya.

IMG_20160730_225438

Kesimpulannya, tahap ignition dirancang agar kami, yang katanya ingin membangun startup, tahu benar apa alasannya, mengerti tentang bagaimana cara mencapainya, dan mau gerak untuk merealisasikannya.

***