Seperempat


Mereka menyebutnya quarter life. Masa-masa transisi dari remaja menuju dewasa. Masa-masa luar biasa yang penuh pertimbangan dengan segala macam resiko. Masa-masa menyiapkan dan mematangkan diri untuk bisa mandiri dan membangun kehidupan baru.

Iya, saya pun sedang mengalaminya. Masa-masa dimana Ibu saya mulai ‘rewel’ membahas jodoh. Masa-masa dimana mulai banyak permintaan desain untuk undangan atau souvenir pernikahan teman. (Sst bonusnya, saya jadi lebih tahu duluan tanggal nikah teman-teman :p). Masa-masa dimana isi obrolan dengan teman juga nggak jauh-jauh dari pasangan hidup.

Hal yang normal. Sekaligus menjadi tekanan tersendiri bagi sebagian orang yang jadi nggak sabar untuk dipertemukan dengan jodohnya karena terus-terusan mendapat kabar bahagia dari lingkungan pertemanannya. Siapa pun pasti mengalaminya.

Tidak bisa dipungkiri kalau saya juga pernah merasa khawatir dan penasaran. Mengingat kualitas dan kapasitas diri yang sangat jauh untuk dibilang bagus. 

Namun saya selalu percaya dengan segala rencana dan ketetapan Yang Maha Kuasa. Semua ada waktunya bukan? Cerita hidup kita sudah tertulis semua.

Saya setuju manusia boleh berkeinginan, boleh berharap, boleh berimajinasi, boleh menyukai siapapun, boleh mengusahakan apa pun yang diinginkan, dengan cara yanh baik-baik. Tapi saya tidak pernah sepakat dengan kata memaksa. Memaksakan apa yang memang bukan untuk kita menjadi harus bersama kita itu… doesn’t make sense. 

Dalam ajaran Islam kita diberitahukan kalau jodoh itu adalah cerminan diri. Yang baik untuk yang baik, dan sebaliknya.

Jadi, apa yang bisa saya lakukan sekarang, jika ingin mendapatkan yang baik, ya saya belajar dan berusaha untuk menjadi baik. Dalam hal apapun. Saya pernah membaca kalimat yang isinya:

Berperilakulah seperti bagaimana kamu mengharapkan orang lain memperlakukanmu. 

Jadilah seseorang yang kamu sangat ingin bertemu dengannya.

Saya setuju dengan pernyataan tersebut. Apa yang kita tanam, itu yang kita tuai.

Allah tidak pernah salah bukan?

Termasuk dalam urusan memasangkan hamba-hamba-Nya.

Advertisements

Leave your comment ! :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s