Rehat dari Media Sosial


Hari ini gue berniat untuk offline sejenak dari media sosial, khususnya Istagram, mulai besok. Ini sudah ketiga kalinya dalam tahun 2017. Pertama di awal tahun, bulan Januari. Kedua di sekitaran bulan April. Namun, di sela-sela itu masih sesekali ngintip Instagram karena megang akun GoodNote dan malah sekalian nge-scroll. Wk.

istirahat dari sosial media.png

Kenapa offline?

Gue termasuk orang yang cukup “keranjingan” instagram. Kalau sholat 5 kali sehari, kayanya ‘sekadar’ buka instagram lebih dari 5 kali deh. Alhasil  kalau ditotal habis lah beberapa jam hanya untuk itu. Kalau kata Nir Eyal lewat bukunya yang berjudul ‘Hooked’, media sosial itu buat orang kaya gue udah jadi kebutuhan, karena tanpa sadar gue mencarinya setiap hari, terutama saat ngga tau mau ngapain.

I need to see the world outside there.

Gue sedang merindukan dunia nyata, dimana komunikasi dilakukan secara face-to-face. Dimana momen saat ini bukan ditujukan untuk dipajang di media sosial lalu mendapatkan timbal balik lewat sebuah icon atau komentar melainkan untuk dinikmati. Dimana gue ngga perlu sibuk mastiin foto yang akan gue post terlihat bagus atau peduliin ada berapa orang yang nge-like. Dimana orang akan menghubungi gue lewat media perpesanan yang seharusnya, bukan lewat DM media sosial. Dimana gue ngga perlu nebak-nebak atau bikin asumsi sendiri tentang orang lain melalui apa yang mereka post. Dimana gue ga usah tau  berapa orang dan siapa aja yang liat stories gue. Dimana gue ga perlu jadi kesel kalo liat postingan-postingan negatif dan komentar-komentar provokatif lalu mereka gelut. Dimana gue bisa melakukan sesuatu sesuka hati tanpa perlu dilihat orang lain.

Oh God ..
segitunya yah tan lo mainan instagram?

HAHAHA. IYA!

Secara ngga sadar itu pun jadi nurunin produktivitas gue.

Makanya, gue memaksa diri gue lagi buat menurunkan intensitas terhadap interaksi dengan media sosial. Tapi kalau mengaksesnya masih sangat mudah, ngga akan ngaruh. Jadi sekalian aja uninstall :)

I don’t say social media is bad. Itu tergantung bagaimana kita menggunakannya. Di luar kebiasaan buruk gue, gue juga banyak dapet nilai positif kok dari media sosial.

Istirahat sejenak itu perlu. Menyegarkan pikiran dan mencoba melihat dunia dari sisi yang berbeda adalah kebutuhan gue saat ini.

 

 

Leave your comment ! :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s