18/19


2018 kemaren amat sangat berkesan.

Banyak hal terjadi.

Segala macam penolakan mengenai urusan pendidikan, pekerjaan, dan lain-lain seperti datang bertubi-tubi.

Kabar tidak baik dari kondisi fisik gue pun menghampiri dan gue bisa bilang kalau beberapa bulan di awal tahun itu semacam mimpi buruk, masa-masa kelam. Sangat sulit.

Namun di antara semua rentetan peristiwa tersebut, gue juga dikasih kejutan lain sama Allah untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di benua eropa. Yang segala urutan kejadiannya amat sangat sulit dipercaya. Terlalu banyak hal yang kebetulan. Terlalu benar-benar hanya pertolongan Allah yang disertai ridho Ibu.

Toh nyatanya, semua akhirnya bisa terlewati dan gue bisa menghadapinya. Meski tetap banyak mengeluh dan suka sedih sampe nangis-nangis. Sedikit banyak gue juga merasa perlu untuk mengapresiasi diri gue sendiri.

Untuk mulai lebih memperhatikan kesehatan, kebiasaan makan, olahraga, penampilan. Untuk bisa ikhlas menerima apa-apa yang terjadi. Untuk tetap kuat. Untuk tidak terlalu peduli apa kata orang. Untuk bisa terus bermimpi.Untuk bisa tetap percaya kalau semua hal yang gue hadapi pasti punya maksud yang baik. Untuk bisa paham bahwa rencana Allah tidak pernah salah.

Terima kasih, tan.

Teruslah memperbaiki diri.

Seperti kabar barusan, kamu ke depannya mungkin masih harus menghadapi beragam bentuk penolakan atau sesuatu yang tidak sesuai dengan harapan.

Tapi kamu jangan bosan untuk terus percaya kepada diri sendiri kalau kamu itu selalu punya peluang. Peluang memperbaiki diri dalam segala hal. Ingat selalu untuk terus meningkatkan kualitas diri.

Berusahalah lebih baik. Masalah hasil, kamu sudah tahu kan? Pasrahkan saja :)

ps: Untuk kabar penolakan terbesar pertama di tahun ini. Terima kasih. Gue jadi belajar lagi agar tidak menggampangkan sesuatu. Gue ditantang lagi untuk lebih serius dalam berdoa & berusaha untuk mencapai apa-apa yang diinginkan.

Sprint 🌈


Bener-bener design ‘SPRINT’ ngerjain projek seminggu yang semua serba dadakan. Untung kerjanya bareng orang-orang ini, yang meskipun punya kesibukan masing-masing tapi pada bisa diandalkan, fast response, saling bantu, dan kelakuannya suka pada lucu jadinya kerja terasa sangat menyenangkan.

Sayang sekali 2 rekan 1 tim aku gabisa dateng hari terakhir, jadi ga ada di foto deh haha.

Kembali Produktif


Ya Allah.

Terima kasih untuk hari ini.

Terima kasih sudah menciptakan skenario “dadakan” yang bisa membuatku menceklis satu lagi impianku.

Hari ini aku mengunjungi tempat baru, bertemu dengan orang-orang baru, mendapatkan pengetahuan baru, bertemu kembali dengan pekerjaan yang meski cukup melelahkan, tetapi prosesnya bisa aku nikmati. Sesuatu yang sudah cukup lama tidak aku rasakan dan selalu kutunggu-tunggu.

Terima kasih karena untuk menuju ke sini, ada banyak kegagalan dan pengharapan yang tidak terpenuhi yang harus aku hadapi terlebih dahulu. Hal-hal yang menyadarkanku untuk tidak meremehkan segala sesuatunya, tidak besar kepala, tidak merasa pintar, tidak mudah menyerah, tidak berhenti berdoa, dan lagi-lagi… untuk selalu percaya kepada-Mu bahwa pada akhirnya selalu ada pelangi sehabis hujan reda :)


Mereka bilang, semakin bertambah usia kita, kita akan semakin takut untuk bermimpi tinggi.

Mungkin ada benarnya karena semakin luasnya pemahaman kita akan dunia menjadikan kita lebih realistis dan penuh pertimbangan.

Aku pun juga begitu. Namun, ketika suatu hari satu impianku terwujud, kepercayaan itu kembali datang dan keberanian untuk bermimpi lebih tinggi pun muncul lagi.

Iya, kotak kecil untuk ‘menampung’ doa-doaku mulai berangsur penuh. Bahagianya, sekarang kuselipkan kantong kecil untuk menempatkan doa-doa yang akhirnya terkabul. Tidak perlu memperhatikan rasio perbandingan hal-hal yang masih jadi impian dan yang sudah menjadi kenyataan. Karena 1 doa saja terkabul, rasanya sungguh istimewa.

Sekarang, apapun yang terlintas, meski sangat sederhana dan random, misalnya tiba-tiba mau belajar ngelukis sama pelukis jalanan, aku coba tulis saja.

Karena, selalu ada rasa yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata ketika membuka kembali kotak doa tersebut, membaca satu persatu, dan menemukan doa-doa yang bisa dipindahkan ke kantong “dreams come true”.

Terima kasih, Ya Allah. Untuk menunjukkan bagaimana rasanya berjuang, berusaha, berdoa, hingga pasrah menyerahkan hasilnya padaMu. Dan untuk memperlihatkan indahnya menggapai impian.