Doodle Time!


Setelah sekian lama terpikir untuk ngadain workshop, akhirnya jadi juga kelas perdana gue dan @hasdevidradjat! :D

Awalnya rada ngga pede dan harap-harap cemas: ada ga yaa yang mau ikutan. Muter otak gimana caranya budget yang dikeluarkan peserta bakal sebanding sama apa yang mereka dapet. Dengan waktu yang cukup mepet dan berbagai kendala seperti jumlah peserta yang kurang dari target, lokasi harus pindah, beberapa calon peserta yang tiba-tiba ngga bisa hadir, sampai sakit di hari-H, so far hasilnya cukup memuaskan. Gue sama depong bertekad apapun yang terjadi dan berapapun pesertanya, pokonya harus jadi! Kami tau pasti banyak kekurangan, tapi alhamdulillah feedback dari teman-teman peserta sangat positif.

Gue juga bersyukur karena dengan segala keterbatasan saat itu, ada bala bantuan dari keluarga, dencong, dan irfan yang dengan sukarela ikut ngangkat-ngangkatin meja, kursi-kursi, pindahin papan tulis, foto-foto, dan ikutan ngasih contoh doodle versi mereka. Pesertanya juga baik bangeet, naro piring abis makan ke dapur sendiri, ambil minum sendiri, dll 😂

Bahkan ninis, cims, dan kims yang berkunjung sore & malam ke rumah ikutan repot kebagian beresin sisa barang.

Maaf yaa hari itu gue banyak bikin repot dan jadi segala self service (pasti dimaafin). Terimakasih banyak! Untuk semua dukungan, apresiasi, waktu yang berkualitas, dan banyak hal menyenangkan lainnya. I am nothing without you all! 😘

28


fam2

Kita tak pernah tahu
Berapa lama kita diberi waktu
Jika aku pergi lebih dulu
Jangan lupakan aku
Ini lagu untukmu
Ungkapan terima kasihku

Lambang monokrom hitam putih
Aku coba ingat warna demi warna di hidupku
Tak akan ku mengenal cinta
Bila bukan karna hati baikmu

(Monokrom, Tulus)

Januari #1


happy-girls

Y: Kenapa ya orang suka nyamain bunga Raflessia sama bunga bangkai? Padahal kan itu beda. Raflessia itu bukan bunga bangkai, meskipun dia baunya juga mirip bangkai. Kalo bunga bangkai itu disebutnya ‘Padma’.

A: Ooh beda ya. Padma-wati? *krik*
Kalau ini bunga apa yun? Itu taneman apa yun? Kalau yang ini?

Salah satu kebahagiaan Januari di 2017 ini adalah dikirimkannya seorang teman yang menyumbangkan pengaruh positif buat gue. Orang yang bikin gue (setelah berbulan-bulan lamanya) akhirnya termotivasi lagi buat olahraga.

Partner lari pagi dan makan di (warkop) tampomas ini akhirnya berhasil merealisasikan keinginan gue buat ke kebun raya cibodas, dan dikasih bonus naik mobil siluman :p

Setiap lari atau jalan bareng, dia ga bosen ngebagi ilmu lanskapnya tentang jenis-jenis bunga, pohon, dan tanaman lainnya, tentang desain taman, jalan setapak, desain trek lari, juga soal mana yang lebih bagus antara tanaman yang didesain mengikuti kontur lereng atau dibuat secara horizontal untuk diterapkan di bukit dan pegunungan.

Kontur lereng! Gue (sok) yakin.

Meskipun begitu, gue cuma inget bunga bakung yang jenisnya banyak dan bougenville (karena emang udah tau). Yang lain namanya susah sih wkwk.

Makasih Yuni!
Meskipun sedih bulan depan ga bisa jogging bareng lagi, tetep sempetin olahraga ya hahaha semoga pekerjaan barunya mengasyikkan dan kita bisa nge-trip bareng lagi :D