Gallery

Google Analytics in Real Life


 

 

Advertisements

Belajar codeigniter #3


Kita akan membuat semacam homepage dengan konsep URI. URI (Uniform Resource Identifier) berperan untuk mengakses sebuah halaman dalam aplikasi web, tak terkecuali di dalam CI.

Buat file home.php

<?php if ( ! defined('BASEPATH')) exit('No direct script access allowed');

class Home extends CI_Controller
{
   public function __construct()
   {
      parent::__construct();
   }
   public function manajemen_menu()
   {
      echo "Ini adalah halaman untuk manajemen menu";
   }
}
simpan di dalam folder codeigniter -> application -> controllers dengan nama home.php
Pada kasus di atas, URI-nya adalah ‘home/manajemen_menu’, di mana home berarti controller, dan manajemen_menu adalah suatu fungsi yang ada di controller home. Jadi, URI tersebut akan menjalankan apapun yang ada dalam fungsi manajemen_menu, yang merupakan salah satu fungsi yang ada di controller home.
setelah itu jalankan http://localhost/codeigniter/index.php/home/manajemen_menu pada web browser
Maka akan muncul tulisan:
Ini adalah halaman untuk manajemen menu
nah abis itu ketik ini:
bisa ga?
pasti muncul error huahahahaha
Kenapa?
Karena ga ada fungsinya. Kalo kita mengakses controller hometanpa diikuti dengan fungsi (seperti pada URL di atas), maka CI akan mengarahkan request ke fungsi index di controller yang sama.
Nah, kita kan belum punya fungsi index di controller home,  jadi  muncul lah itu si halaman 404.
Intinya, kita harus bikin suatu fungsi dulu pada controller kalo mau ngakses fungsi itu.
Sumber:

error 1 solved! :D #ci


Jadi tadi baru juga masuk di tahap awal awal belajar codeigniter, gue udah nemuin error -.-

page welcome codeigniter di localhost nya gabisa dibukaaaa

 

 

Setelah beberapa jam googling, gue nemuin ini di forum kaskus:

tapi, sumpah gue bingung ga ngerti itu dipasangnya di mana kodingannya. huee gaptek banget dah gue.

 

akhirnyaaa, ada web yang berhasil nyelesain masalah gue :))

Ini caranya:

masuk ke codeigniter -> application -> config -> autoload.php

nah edit deh itu si file autoload.phpnya

tambahin ini di paling bawah:

$autoload[‘helper’] = array(‘form’);
$autoload[‘libraries’] = array(‘pagination’);

 

daaaan..

yaay! Alhamdulillah welcome page gue balik laaagiiiiiiiiiii  \(n_n)/

Terima kasih buat entah siapa (gue ga kenal) yang udah nge-share tulisan ini di web nya :D

#2 Aktivasi Code Igniter


karena gue rasa tutorial dari blog yang gue jadiin acuan cukup jelas, gue repost aja yaaa hehe :”3

Konfigurasi yang Perlu Diperhatikan

Pada awal instalasi, folder yang perlu Anda utak-atik adalah di folder application/config. Folder ini berisi banyak file, yang tidak semua harus Anda buka dan ubah. File yang perlu disesuaikan akan dijelaskan sebagai berikut.

config.php

Buka file ini, maka Anda akan menjumpai array $config terhampar luas. Beberapa yang perlu di ubah adalah sbb. (cari array berikut, sebenarnya mereka tidak berdekatan)

1
2
3
4
5
6
// ganti sesuai dengan server dan folder instalasi
$config['base_url']  = 'http://localhost/mycodeigniter/';
// ganti dengan kode unik (terserah Anda)
$config['encryption_key'] = 'H3yTh1sIs@n3ncrYPt10nK3y!';
// untuk keamanan, recommended
$config['global_xss_filtering'] = TRUE;

Encryption key di atas digunakan untuk library session yang jelas akan (biasanya) digunakan untuk sebuah aplikasi, dan XSS filtering untuk mengamankan semua data GET, POST, dan COOKIE secara global (CI akan otomatis memfilter data tersebut) dari Cross Site Scripting.

database.php

Intinya untuk mengatur koneksi ke database kita. (ingat, kita sepakati pakai MySQL). Buka file dan sesuaikan dengan konfigurasi koneksi database Anda.

1
2
3
4
5
$db['default']['hostname'] = 'localhost';
$db['default']['username'] = 'myusername';
$db['default']['password'] = 'mypassword';
$db['default']['database'] = 'mydatabase';
$db['default']['dbdriver'] = 'mysql';

Sebenarnya itu sudah cukup, tetapi Anda dapat juga melihat-lihat opsi lain di bawahnya, misalnya saja database prefix, yang sangat berguna apabila Anda dalam kondisi : database hanya satu, tapi memiliki banyak versi aplikasi di dalam database tersebut. Nah, dalam hal ini Anda perlu mengatur database prefix sesuai dengan aplikasi, misal ‘aplikasi_a_’, ‘aplikasi_b_’, dst.

autoload.php

Konfigurasi $autoload dalam file ini mengatur automatic loading dari resources (Model, Helper, Library). Misalnya Anda menambahkan ‘database’ ke dalam array $autoload[‘libraries’], maka CI akan melakukan autoloading file database.php pada setiap request. Nah, disini disarankan untuk mengatur seminimal mungkin resources yang diload secara otomatis, karena tentu saja akan mengakibatkan sistem kita menjadi berat. Berikut yang biasanya ada di konfigurasi saya:

1
2
$autoload['libraries'] = array('database','session');
$autoload['helper'] = array('url','form');

Itu saja yang perlu Anda atur di awal instalasi CI. Tentunya, seiring dengan berkembangnya aplikasi, Anda perlu mengutak-atik lagi file-file tersebut, bahkan teman-temannya yang lain pun bisa jadi harus ikutan diedit.

 

Selamat mencoba \m/

 

sumber:

Tutorial Code Igniter

 

Postingan terkait:

Instalasi Code Igniter

Start to learn : Code Igniter