Be kind to one another


 

Belakangan ini gue lebih memilih nonton YouTube daripada baca. Kecenderungan visual gue lagi di level yang tinggi. Awalnya gara-gara mau tes IELTS dan nemu channel yang pas banget buat latihan listening. Mencoba untuk membiasakan diri denger ocehan orang-orang berbahasa ‘asing’. Gue suka nonton TED, tapi terus-terusan agak bosen juga. Pernah ada yang rekomendasiin Jimmy Fallon. Yaa, cukup menghibur. Terus ada rekomendasi dari YouTube ke channelnya The Ellen Show. Udah lama nangkring di recommended videos tapi ga pernah gue tengok. Sampai sekitar seminggu lalu gue mulai tonton dan malah keterusan.

Keseluruhan isinya cukup menginspirasi, di luar sesi ngobrol bareng artis dan orang-orang terkenal lainnya, dia sering menjadikan  anak-anak dan “orang asing” sebagai bintang tamunya. Anak-anak yang diundang spesial. Bayangin anak-anak kecil ini lucu banget! Di usia sekitar tiga sampai belasan tahun, ada yang udah hafal tabel periodik, ada yang jadi surfer profesional, ada yang paham banget segala hal tentang kepresidenan (khususnya di US), yang punya perusahaan recycling, nyiptain tangan superhero, main piano level dewa, nari robot, expert di bidang geografi, dan lain-lain.

Orang-orang baik yang diundang literally emang mereka yang baik. Sekecil apapun kebaikannya. Anak kecil sampai orang dewasa, guru, tentara/anggota militer, nanny, pak pos, dan lain-lain dari mulai yang nyelamatin orang saat kebakaran, donorin organ tubuhnya, anak autis yang bisa dapet pekerjaan sebagai barista, guru yang nabung dan pake uang pribadi buat kebutuhan murid-muridnya, pejuang kanker yang jadi beauty blogger, ibu single fighter yang punya anak asuh lalu kehilangan pekerjaan, anak kecil yang nemu uang terus dikasih ke keluarga tentara + surat yang ditulis sebagai ungkapan terimakasih kepada tentara, segelintir orang di satu sekolah yang berjuang keras buat membasmi bully (fyi sempat ada kejadian seorang anak yang meninggal karena kasus bullying) sampai seorang perempuan yang melakukan kebaikan kecil-kecil tapi konsisten setiap hari.

Orang-orang itu biasanya diketahui dari media sosial atau surat yang dikirim orang lain ke Ellen. Penulis suratnya yang menjelaskan kondisi mereka dan kenapa mereka pantas diapresiasi. Selain itu, penulis merasa bahwa dunia perlu tahu tentang cerita mereka. Dunia butuh contoh, contoh yang baik. Di penghujung acara, biasanya bintang tamunya dikasih hadiah dalam bentuk uang, barang, atau tiket perjalanan ke tempat impian mereka. Ellen DeGeneres menginisiasi campaign #beKindtoOneAnother dengan harapan semua orang saling bersikap baik satu sama lain dan menyebar kebaikan tersebut.

Meskipun gue ngga setuju atas pilihan pribadi Ellen yang mendukung LGBT (ya, dia juga gay dan sudah resmi menikah), tapi gue bisa ambil beberapa pelajaran bagus dari acara talk shownya:

  • Teknologi udah sangat maju dan ngasih dampak yang besar. Lewat hashtag #beKindtoOneAnother, tercipta semacam snowball effect yang mengingatkan dan menginspirasi banyak orang untuk berbuat baik. Kita tinggal posting sesuatu di sosial media, atau kirim email tentang satu kebaikan, lalu seluruh dunia tau. Dari sana juga lah Ellen menemukan banyak orang baik yang akhirnya menjadi bintang tamunya dan berbagi cerita inspiratifnya kepada jutaan penonton. Pihak sponsor juga kemudian menemukan saluran untuk memberikan donasi kepada mereka yang berhak dibantu atau pantas diapresiasi.
  • Kita nggak harus melakukan sesuatu yang besar untuk membuat dunia jadi lebih baik. Kita ngga wajib kaya raya, ngga harus bikin perusahaan, ngga harus sekolah tinggi hanya demi alasan ingin bermanfaat buat orang lain dan mengubah dunia. Kita cuma perlu peduli dan nggak egois.
  • Mengapresiasi itu penting. Gue setuju kalau kita ngga boleh berharap untuk dipuji, dikasih hadiah, atau bentuk apresiatif lainnya. Tapi, menunjukkan penghargaan atau memberikan apresiasi (apapun bentuknya) kepada mereka yang memang pantas, itu sesuatu yang mudah untuk dilakukan dan memberi dampak positif bagi si penerima maupun pemberi. Jadi, kenapa tidak?
  • Semua orang punya hak yang sama atas kehidupan yang layak, pendidikan, perut yang tidak lapar, keamanan, dan pengakuan masyarakat. Jangan meremehkan siapapun. Kita nggak bakal tahu ke depannya siapa bakal jadi apa dan kita nggak akan pernah tahu secara pasti hidup orang lain dan apa aja usaha yang dia lakukan untuk menciptakan kebaikan.
  • Kita boleh tidak setuju atau tidak suka dengan apa yang dilakukan orang lain. Tapi tidak perlu membenci orangnya. Dan bersikap sportif lah, jangan sampai ketika orang itu berbuat kesalahan/ sesuatu yang menurut kita salah, kita berkoar-koar dan menyebarkan keburukannya. Namun ketika ia berbuat sesuatu yang positif, malah diam saja.

 

So, let’s be kind to one another! Everyday, everytime :)

Al-Qasas : 77


Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan.

Al-Qasas: 77