Gallery

10 Ramadhan


image

Sekali kali masang status kaya gini kekekekeke

Advertisements
Gallery

Troublesome: UX Analysis


I imagine a whole fun amazing stuffs while doing my research. I thought I really love this field: UX. Okay. Actually I am new. I do really excited after I knew what are the UX designers have to do.

UX is not about design at all. UX ask for understanding. What are the user’s problems.  What they want. What they need. What are the things that could help their work. Making their life easier and flushed with fun.

This case supposed me (as a UXer) to do the first, the longest, and the most crucial phase: Analysis. Long way to go for completing this step. The last thing I have did is building a Work Affinity Activity Diagram (WAAD).

??????????What’s next? I should make some requirements statements. UX have self-orientation defining a term called ‘requirement’. It takes us to get the interaction design requirements, also usefulness which affected by the functionality.

And now I get stuck. Today. Tonight. I decided to go bed and wake up early to refresh my brain my mind and my heart. Haha ya because UX there for creating a happiness. Then why I can’t make myself happy while doing this?

But the fact now I can’t sleep thinking of this stuff and a number: 23.

Gallery

Bogor :)


Halo Bogor.

Bogor yang saking gausah ditunggu hujannya menciptakan gue yang males bawa payung

Bogor yang bahkan dari subuh udah bisa bikin kehujanan dan bikin mager

Bogor yang gue keluhkan teriknya semakin terasa

Bogor dengan sejuta angkot yang rusuh

Bogor yang trans-pakuannya beberapa kali telat datang di saat gue dikejar waktu

Bogor yang pengemis dan pengamennya masih banyak aja

Bogor yang jalanannya makin macet

Bogor yang simbol kota-nya coba ‘dikalahkan’

Bogor yang jalanannya banyak coretan piloks anak sekolahan alay *ups

Bogor yang semakin terasa sempit dengan tempat hiburan yang itu-itu aja

Bogor yang kebun raya-nya terasa membosankan

Bogor yang lapangan sempurnya justru nggak bisa dipakai olahraga di hari Minggu

Bogor yang kulinerannya mulai menyerang ketenangan lingkungan rumah gue

Bogor yang tata kotanya bikin gue ngoceh dan ngeluh terus

Bogor dengan segala kesemrawutannya

 

Berhasil bikin gue jatuh cinta

 

Karena dibalik itu

Hujannya menyimpan banyak cerita dan pelajaran

Gerimis pagi harinya selalu menjadi favorit, menenangkan

Teriknya melahirkan banyak syukur bagi mereka yang menjemur pakaian

Angkotnya adalah penyelamat gue saat diburu waktu

Transpakuannya mengajarkan kepekaan, etika, dan terimakasih

Pengemis dan pengamennya menyentak tekad untuk bersyukur dan melakukan sesuatu

Waktu macetnya memberikan ruang untuk bermain dengan pikiran sendiri

Kujangnya akan tetap menjadi simbol terbaik yang dicintai

Coretan sepanjang jalannya memberikan inspirasi

Sempitnya menghilangkan kekhawatiran nyasar

Kebun raya-nya adalah kebanggan Indonesia

Lapangan sempurnya, bagaimanapun keadaannya, selalu jadi tujuan saat car free day

Kulinernya memanjakan perut serta lidah

Perjalanan malam jam berapapun-nya menemani gue dengan selamat sampai rumah

Smansanya yang banyak memberikan pelajaran hidup

Segala sesuatunya

Bagaimanapun

Bogor akan selalu gue nantikan saat gue ada di tempat lain

Karena Bogor adalah tempat gue pulang

Rumah. Keluarga. Sahabat.

Tempat gue tumbuh dan berproses.

Selamat ulang tahun Bogorkuuu! Terimakasih untuk perjalanan gratis dengan transpakuan-nya tadi siang :D